Arsip Tag: Game Online Android

Contra Return

Contra Return Siap Bernostalgia di IOS dan Android

Vendor game mobile Garena Indonesia merilis game terbarunya yang menarik di bulan september 2018 ini. Game bergenre action yang dapat diunduh secara gratis di Android maupun iOS ini akan dirilis oleh Garena Indonesia dengan nama game Contra Return.

Produk Konami pada 1987 Game Contra meledak di pasaran dengan permainan inovatifnya, Bahkan sekarang, pemain masih bernostalgia akan kenangan permainan masa lalu melawan alien untuk menyelamatkan bumi.

Untuk mengembalikan kegembiraan ini kepada seluruh pemain, Garena bersama oleh Tencent Timi Studio dan Konami Digital Entertainment akan segera merilis Contra Return dengan fitur dan penampilan yang lebih modern.

Pada awal rilis nanti, selain karakter utama Contra Return seperti Bill Rizer, Lance dan Alice, sepuluh karakter gratis lainnya akan secara spesial dihadirkan memperkuat perlindungan dunia dari ancaman organisasi teroris alien Red Falcon.

Agar lebih menambah keseruan bermain kalian bersama teman, Contra menciptakan beberapa mode game baru,di antaranya solo story, multiplayer pvp serta duo. Permainan Contra membutuhkan refleks cepat dan juga kesabaran yang tebal untuk mengalahkan para musuh yang akan menguji batas kemampuan lari dan menembak.

Pastinya ini akan menjadi salah satu game mobile yang sangat menantang dan menegangkan.

Tanpa menghilangkan gaya klasik, model permainan side-scroller tetap akan dihadirkan. Petualangan para karakter juga akan dilengkapi dengan skill–skill unik dan lebih dari 100 item senjata akan tersedia yang dapat kalian modifikasi dan gunakan di dalam permainan.

Contra Return sukses meraih 50 juta pengguna setelah resmi dirilis di China pada tahun 2017 lalu. Hingga kini, game ini masih bertengger di jajaran teratas aplikasi game mobile di China

Beberapa Game Terkenal Karna Insiden tak di Sengaja

Banyak game di dunia ini berkembang dengan rencana dan pembuatan yang sangat mendetail bahkan di riset selama bertahun -tahun.

Namun, ada beberapa game populer yang ternyata berawal dari sebuah kecelakaan, kesalahan, atau hanya sebuah proyek iseng. inilah beberapa game tersebut

1. Counter Strike

CS

Secara teknis, Counter-Strike diciptakan dengan sengaja oleh sepasang programmer bernama Minh Le dan Jess Cliffe, karena mereka bosan dengan game Half-Life. Mereka pun membuat mod untuk game Half-Life di mana itulah bentuk awal dari Counter-Strike, dan akhirnya mod tersebut menjadi populer secara fenomenal.

Valve pun melakukan hal yang seharusnya, mereka membeli karya tersebut dan mempekerjakan Minh Le dan Jess Cliffe untuk mengerjakan versi lengkapnya yang hingga sekarang menjadi game FPS paling terkenal sejagad raya.

2. Grand Theft Auto (GTA)

CS

Salah satu franchise game paling menguntungkan dan kontroversial sepanjang masa, Grand Theft Auto atau yang lebih dikenal dengan singkatannya GTA berawal dari kesalahan Rockstar Games. Awalnya, pengembang berniat akan menciptakan permainan bertema balapan, di mana berpusat tentang balapan liar dan pengejaran polisi yang diberi judul Race n’ Chase.

Namun, saat pembuatan terjadi semacam glitch di mana mobil polisi menjadi lebih dari sekedar mengejar, tapi lebih liar dan menyebabkan kekacauan di dalam game. Tapi inilah yang membuat pengembang seakan mendapatkan ide. Mereka akhirnya mempertahankan glitch tersebut dan mengubah keseluruhan game menjadi permainan Open World bertema kriminal yang sangat sukses hingga sekarang.

3. DOTA

DOTA

Puluhan game memang banyak yang berawal dari sebuah mod atau berakar dari pengembangan komunitas. Namun, ketika sebuah tim pengembang berbakat membuat mashup dari Warcrafft-Starcraft di awal tahun 2000-an, siapa yang meramalkan akan menelurkan sebuah genre populer?

Defense of The Ancients pada dasarnya adalah skenario Starcraft Aeon of Strife yang dikonversi ke Warcraft III engine menggunakan software editing game, yang dirilis secara gratis oleh Blizzard. Peta yang dimodifikasi datang dengan gameplay yang berubah secara luas berdasarkan konsep tower defence dan seperti wildfire di platform Battle.net

Membangun Markas Bajak Laut di Game Plunder Pirates

Membangun Markas Bajak Laut di Game Plunder Pirates – Plunder Pirates merupakan sebuah game strategi multiplayer online yang dici[takan oleh Midoki dan Rovio. Game versi iOS pertama kali dirilis pada tanggal 16 Juni 2014 silam di Kanada dan Finlandia, kemudian secara luas pada tanggal 17 September 2014. Pada bulan Desember 2014 silam , game ini berhasil mencapai 5 juta pemain. Versi Android pada akhirnya dirilis pada tanggal 22 April 2015 silam.

Baca juga : Rahasia Kekuatan Topeng di Game Masters of the Masks

Di game ini pemain bisa membangun pulau markas bajak laut mengerikan, menjelajahi lautan yang dihuni makhluk mengerikan dan harta karun, merekrut kru bajak laut yang bengis, dan menyerang pemain lain di dunia online. Sistem pertempuran Plunder Pirates menyerupai game Clash of Clans, dimana pemain harus membuat pasukan kemudian menyerang dengan strategi yang tepat.

Mata uang di game ini menggunakan gold dan grog. Pemain harus membangun tambang gold dan grog untuk mencukupi kebutuhannya membangun markas. Cara tercepat untuk mendapat gold dan grog adalah dengan menyerang pemain lain. Tempat penyimpanan gold dan grog tidak kalah pentingnya karena akan menentukan seberapa banyak yang bisa disimpan. Upgrade di level yang lebih tinggi akan memerlukan jumlah gold dan grog yang sangat banyak.

Mata uang selain gold dan grog yang dipakai di game ini adalah gems. Pemain bisa mendapatkan gems dengan cara menyelesaikan misi atau menemukannya di lautan. Gems ini juga bisa didapatkan dengan cara membelinya menggunakan uang asli. Fungsi dari gems ini adalah untuk mempercepat proses pembangunan, perekrutan, riset dan upgrade. Gems juga bisa dipakai untuk membeli gold dan grog.

Plunder Pirates memiliki banyak sekali kemiripan dengan Clash of Clans. Jadi jika kamu penggemar Clash of Clans, tidak ada salahnya untuk mencoba game ini. Kualitas gambarnya yang istimewa akan membuatmu betah menghabiskan waktu untuk game ini.

Plunder Pirates berhasil mendapatkan penghargaan di UK TIGA Game Industry Award sebagai game baru dengan debut terbaik dari studio baru tahun 2014 silam.

Rahasia Kekuatan Topeng di Game Masters of the Masks

Rahasia Kekuatan Topeng di Game Masters of the Masks – Di tengah kesibukan mereka dengan game Final Fantasy, Square Enix ternyata mampu menghadirkan game Masters of the Masks. Kehadiran dari game ini cukup mengejutkan karena game ini membawa beberapa hal baru diluar kebiasaan dari Square Enix.

Baca juga : Adu Balap di Game Racing Fever

Berikut ini beberapa hal menarik dari Masters of the Masks yang akan kamu temui dalam permainan.

Cerita

Game buatan Square Enix khususnya Final Fantasy telah dikenal memiliki jalan cerita yang sangat teliti. Masters of the Masks ternyata tidak memiliki hal tersebut meskipun berasal dari pembuat yang sama. Game ini memiliki kesederhanaan cerita yang mudah dimengerti, yaitu menyelamatkan dunia Ivren dari ancaman mahluk jahat misterius.

Tugas pemain cukup sederhana, yaitu mengumpulkan kepingan topeng terkuat dari para dewa. Topeng terkuat ini telah pecah menjadi topeng-topeng kecil yang tersebar di berbagai tempat. Setiap topeng memiliki kekuatan istimewa, dan dengan menggabungkannya maka pemain akan mendapat topeng yang lebih kuat. Sekilas cerita ini mirip dengan Inuyasha yang mengumpulkan pecahan bola empat arwah.

Grafis

Masters of the Masks memiliki grafis yang cukup unik karena menggunakan gambar 3D untuk permainan 2D. Gambar karakter game ini memiliki unsur anime jepang sekaligus unsur komik barat. Kualitas pergerakan animasinya sangat halus sehingga kesan 2D dapat segera terlupakan.

Kontrol

Kontrol di game mobile biasanya mengunakan vertual pad atau cukup dengan tap dan swipe. Masters of the Masks memiliki keunikan tersendiri yaitu gabungan antara tap dan drags. Kontrol ini sangat jelas dipakai saat dalam pertarungan, pemain harus men-tap karakternya kemudian men-drag ke arah sasaran. Cara ini memungkinkan pemain tetap fokus ke permainan dan kesalahan target bisa dikurangi.

Penggunaan skill juga menggunakan sistem tap dan drag. Saat skill siap dipakai, pemain bisa men-tap skill tersebut kemudian mengarahkan ke sasaran. Setiap karakter mempunyai skill yang berbeda tetapi menempati lokasi yang sama.

Persamaan

Masters of the Masks menggunakan desain dasar dari Final Fantasy, gamer yang sudah terbiasa dengan game Square Enix pasti akan mengenali hal ini. Sebagai game freemium, Masters of the Masks menawarkan fasilitas in-apps purchase yaitu layanan berbayar untuk membeli barang di dalam game. Game ini juga bisa terhubung dengan leaderboards secara online, tetapi tidak untuk bermain secara multiplayer.

Sistem Tunggu

Sama seperti Final Fantasy, Masters of the Masks menggunakan sistem tunggu dalam pertempuran. Setiap karakter mempunyai action meter yang otomatis, saat penuh karakter tersebut dapat melakukan action apa saja. Hal ini berlaku juga pada musuh. Sistem tunggu ini lebih dikenal dengan nama Active Time Battle (ATB)

Masters of the Masks merupakan game yang layak dicoba, selain gratis game ini menawarkan kualitas berkelas dari developer terkenal Square Enix. Meskipun tidak serumit seri Final Fantasy, setidaknya game ini bisa digunakan untuk mengisi waktu luang. Jika kamu sudah mencoba game ini, jangan lupa untuk berbagi pengalamanmu melalui kolom komentar yang tersedia.

Adu Balap di Game Racing Fever

Adu Balap di Game Racing Fever – Racing Fever merupakan sebuah game balap unik yang dibesut Gameguru. Game ini membebaskan para pemainnya memakai segala cara untuk sampai tujuan, pasalnya peraturan lalu lintas sama sekali tak berlaku di dalam permainan ini.

Baca juga : Review The Witcher Battle Arena

Hal yang tidak mungkin dilakukan di dunia nyata menjadi mungkin lewat game ini. Dan seharusnya segala pelanggaran lalu lintas hanya cukup dilakukan di dalam game saja karena tidak akan merugikan orang lain.

Racing Fever menggunakan tampilan grafis 3D yang cukup bagus dengan gerakan animasi yang halus. Kontrol game ini termasuk standar game balap mobil, tidak terlalu sulit untuk dipelajari.

Yang menarik dari game ini adalah pilihan sudut pandang yang dipilih selama balapan berlangsung. Jurus slow-motion bisa digunakan untuk melakukan manuver yang sulit untuk mencegah tabrakan. Pemain hanya diperbolehkan menabrak mobil lain sebanyak 3x dalam setiap permainan.

Game ini menyediakan 4 mode permainan yang berbeda: one way traffic, two way traffic, scoreless free ride, dan time attack. One way traffic adalah mode permainan yang menggunakan jalan satu arah. Two way traffic menggunakan 2 arah yang berbeda, pemain diperbolehkan menggunakan jalur yang berlawanan arah.

Scoreless free ride adalah mode permainan bebas tanpa target dan bisa digunakan untuk berlatih menguasai kontrol game ini. Time Attack adalah mode tantangan yang mengharuskan pemain untuk mencapai tujuan sebelum waktu habis.

Koin bisa didapat dengan beberapa cara, yaitu memacu mobil secepat mungkin atau menyalip mobil dalam jarak dekat. Pemain bisa menggunakan koin ini untuk upgrade mobil, membuka wilayah baru, dan mendandani mobil sesuai selera. Sayangnya, dekorasi mobil ini tidak memiliki pengaruh pada performa mobil.

Racing Fever tersedia untuk perangkat Android dan bisa didapatkan secara gratis di Google Play. Game ini 100% gratis dan layak untuk dicoba. Bagi kamu yang sudah memainkan game ini bisa membagikan pengalamanmu melalui kolom komentar yang tersedia.