Arsip Kategori: Info Game

Membangun Markas Bajak Laut di Game Plunder Pirates

Membangun Markas Bajak Laut di Game Plunder Pirates – Plunder Pirates merupakan sebuah game strategi multiplayer online yang dici[takan oleh Midoki dan Rovio. Game versi iOS pertama kali dirilis pada tanggal 16 Juni 2014 silam di Kanada dan Finlandia, kemudian secara luas pada tanggal 17 September 2014. Pada bulan Desember 2014 silam , game ini berhasil mencapai 5 juta pemain. Versi Android pada akhirnya dirilis pada tanggal 22 April 2015 silam.

Baca juga : Rahasia Kekuatan Topeng di Game Masters of the Masks

Di game ini pemain bisa membangun pulau markas bajak laut mengerikan, menjelajahi lautan yang dihuni makhluk mengerikan dan harta karun, merekrut kru bajak laut yang bengis, dan menyerang pemain lain di dunia online. Sistem pertempuran Plunder Pirates menyerupai game Clash of Clans, dimana pemain harus membuat pasukan kemudian menyerang dengan strategi yang tepat.

Mata uang di game ini menggunakan gold dan grog. Pemain harus membangun tambang gold dan grog untuk mencukupi kebutuhannya membangun markas. Cara tercepat untuk mendapat gold dan grog adalah dengan menyerang pemain lain. Tempat penyimpanan gold dan grog tidak kalah pentingnya karena akan menentukan seberapa banyak yang bisa disimpan. Upgrade di level yang lebih tinggi akan memerlukan jumlah gold dan grog yang sangat banyak.

Mata uang selain gold dan grog yang dipakai di game ini adalah gems. Pemain bisa mendapatkan gems dengan cara menyelesaikan misi atau menemukannya di lautan. Gems ini juga bisa didapatkan dengan cara membelinya menggunakan uang asli. Fungsi dari gems ini adalah untuk mempercepat proses pembangunan, perekrutan, riset dan upgrade. Gems juga bisa dipakai untuk membeli gold dan grog.

Plunder Pirates memiliki banyak sekali kemiripan dengan Clash of Clans. Jadi jika kamu penggemar Clash of Clans, tidak ada salahnya untuk mencoba game ini. Kualitas gambarnya yang istimewa akan membuatmu betah menghabiskan waktu untuk game ini.

Plunder Pirates berhasil mendapatkan penghargaan di UK TIGA Game Industry Award sebagai game baru dengan debut terbaik dari studio baru tahun 2014 silam.

Rahasia Kekuatan Topeng di Game Masters of the Masks

Rahasia Kekuatan Topeng di Game Masters of the Masks – Di tengah kesibukan mereka dengan game Final Fantasy, Square Enix ternyata mampu menghadirkan game Masters of the Masks. Kehadiran dari game ini cukup mengejutkan karena game ini membawa beberapa hal baru diluar kebiasaan dari Square Enix.

Baca juga : Adu Balap di Game Racing Fever

Berikut ini beberapa hal menarik dari Masters of the Masks yang akan kamu temui dalam permainan.

Cerita

Game buatan Square Enix khususnya Final Fantasy telah dikenal memiliki jalan cerita yang sangat teliti. Masters of the Masks ternyata tidak memiliki hal tersebut meskipun berasal dari pembuat yang sama. Game ini memiliki kesederhanaan cerita yang mudah dimengerti, yaitu menyelamatkan dunia Ivren dari ancaman mahluk jahat misterius.

Tugas pemain cukup sederhana, yaitu mengumpulkan kepingan topeng terkuat dari para dewa. Topeng terkuat ini telah pecah menjadi topeng-topeng kecil yang tersebar di berbagai tempat. Setiap topeng memiliki kekuatan istimewa, dan dengan menggabungkannya maka pemain akan mendapat topeng yang lebih kuat. Sekilas cerita ini mirip dengan Inuyasha yang mengumpulkan pecahan bola empat arwah.

Grafis

Masters of the Masks memiliki grafis yang cukup unik karena menggunakan gambar 3D untuk permainan 2D. Gambar karakter game ini memiliki unsur anime jepang sekaligus unsur komik barat. Kualitas pergerakan animasinya sangat halus sehingga kesan 2D dapat segera terlupakan.

Kontrol

Kontrol di game mobile biasanya mengunakan vertual pad atau cukup dengan tap dan swipe. Masters of the Masks memiliki keunikan tersendiri yaitu gabungan antara tap dan drags. Kontrol ini sangat jelas dipakai saat dalam pertarungan, pemain harus men-tap karakternya kemudian men-drag ke arah sasaran. Cara ini memungkinkan pemain tetap fokus ke permainan dan kesalahan target bisa dikurangi.

Penggunaan skill juga menggunakan sistem tap dan drag. Saat skill siap dipakai, pemain bisa men-tap skill tersebut kemudian mengarahkan ke sasaran. Setiap karakter mempunyai skill yang berbeda tetapi menempati lokasi yang sama.

Persamaan

Masters of the Masks menggunakan desain dasar dari Final Fantasy, gamer yang sudah terbiasa dengan game Square Enix pasti akan mengenali hal ini. Sebagai game freemium, Masters of the Masks menawarkan fasilitas in-apps purchase yaitu layanan berbayar untuk membeli barang di dalam game. Game ini juga bisa terhubung dengan leaderboards secara online, tetapi tidak untuk bermain secara multiplayer.

Sistem Tunggu

Sama seperti Final Fantasy, Masters of the Masks menggunakan sistem tunggu dalam pertempuran. Setiap karakter mempunyai action meter yang otomatis, saat penuh karakter tersebut dapat melakukan action apa saja. Hal ini berlaku juga pada musuh. Sistem tunggu ini lebih dikenal dengan nama Active Time Battle (ATB)

Masters of the Masks merupakan game yang layak dicoba, selain gratis game ini menawarkan kualitas berkelas dari developer terkenal Square Enix. Meskipun tidak serumit seri Final Fantasy, setidaknya game ini bisa digunakan untuk mengisi waktu luang. Jika kamu sudah mencoba game ini, jangan lupa untuk berbagi pengalamanmu melalui kolom komentar yang tersedia.

Adu Balap di Game Racing Fever

Adu Balap di Game Racing Fever – Racing Fever merupakan sebuah game balap unik yang dibesut Gameguru. Game ini membebaskan para pemainnya memakai segala cara untuk sampai tujuan, pasalnya peraturan lalu lintas sama sekali tak berlaku di dalam permainan ini.

Baca juga : Review The Witcher Battle Arena

Hal yang tidak mungkin dilakukan di dunia nyata menjadi mungkin lewat game ini. Dan seharusnya segala pelanggaran lalu lintas hanya cukup dilakukan di dalam game saja karena tidak akan merugikan orang lain.

Racing Fever menggunakan tampilan grafis 3D yang cukup bagus dengan gerakan animasi yang halus. Kontrol game ini termasuk standar game balap mobil, tidak terlalu sulit untuk dipelajari.

Yang menarik dari game ini adalah pilihan sudut pandang yang dipilih selama balapan berlangsung. Jurus slow-motion bisa digunakan untuk melakukan manuver yang sulit untuk mencegah tabrakan. Pemain hanya diperbolehkan menabrak mobil lain sebanyak 3x dalam setiap permainan.

Game ini menyediakan 4 mode permainan yang berbeda: one way traffic, two way traffic, scoreless free ride, dan time attack. One way traffic adalah mode permainan yang menggunakan jalan satu arah. Two way traffic menggunakan 2 arah yang berbeda, pemain diperbolehkan menggunakan jalur yang berlawanan arah.

Scoreless free ride adalah mode permainan bebas tanpa target dan bisa digunakan untuk berlatih menguasai kontrol game ini. Time Attack adalah mode tantangan yang mengharuskan pemain untuk mencapai tujuan sebelum waktu habis.

Koin bisa didapat dengan beberapa cara, yaitu memacu mobil secepat mungkin atau menyalip mobil dalam jarak dekat. Pemain bisa menggunakan koin ini untuk upgrade mobil, membuka wilayah baru, dan mendandani mobil sesuai selera. Sayangnya, dekorasi mobil ini tidak memiliki pengaruh pada performa mobil.

Racing Fever tersedia untuk perangkat Android dan bisa didapatkan secara gratis di Google Play. Game ini 100% gratis dan layak untuk dicoba. Bagi kamu yang sudah memainkan game ini bisa membagikan pengalamanmu melalui kolom komentar yang tersedia.

Review The Witcher Battle Arena

Review The Witcher Battle Arena – The Witcher Battle Arena adalah game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) buatan CD Projekt Red yang dirilis pada awal 2015. Game ini menggunakan setting dunia fantasy arena pertarungan para jagoan. Didukung dengan grafis yang bagus, game ini mampu menghadirkan pengalaman bertempur yang mengesankan di Android dan iOS.

Baca juga : Review Game Bladelords

Seperti game MOBA pada umumnya, The Witcher Battle Arena menyediakan banyak konten ekstra. Mendandani karakter menjadi aktivitas yang sama banyaknya dengan rutinitas bertarung.

Pemain bisa mendapatkan banyak perlengkapan tempur saat menyelesaikan sebuah pertarungan. Pemain bisa membeli ruang ekstra untuk menyimpan barang-barang yang didapat dari arena.

Hal menarik lainnya dari game ini adalah kemampuan untuk mengatur stats karakter sesuai dengan tingkat levelnya. Saat ini terdapat 9 karakter unik yang bisa digunakan, jauh lebih banyak dari versi awal 3 karakter ketika game ini baru dirilis.

Gameplay The Witcher Battle Arena tergolong sangat sederhana karena hanya ada arena, tim pemain, dan tim lawan. Yang diperlukan pemain adalah menduduki checkpoint dan menjaganya. Pada awal permainan setiap tim memiliki 500 point.

Jumlah point akan semakin menurun, dan jumlah checkpoint yang dimiliki akan mempengaruhi kecepatan penyusutan point. Tim yang kehabisan point akan dianggap kalah. Game ini bisa dimainkan dengan single player, tanpa perlu koneksi internet. Sedangkan pvp dan co-op memerlukan koneksi internet untuk terhubug dengan pemain lain.

Meskipun terlihat bagus, ternyata game ini memiliki beberapa kelemahan. Game ini tidak memiliki tutorial yang praktis. Pemain harus membuka video di youtube untuk melihat cara bermain yang benar. Perkembangan setiap karakter termasuk agak lambat sehingga cepat membuat bosan.

Bagaimana pendapatmu mengenai game ini? Bagikan pengalamanmu bermain The Witcher Battle Arena melalui kolom komentar di bawah ini. untuk yang belum pernah mencoba game ini bisa mendapatkannya di Apps Store dan Google Play gratis!

Review Game Bladelords

Review Game Bladelords – Bladelords merupakan sebuah game bertarung yang mengambil setting waktu jaman kuno sebuah kerajaan dengan budaya Barat serta Jepang. Kekuatan jahat yang ingin menguasai dunia memaksamu untuk pergi berpetualang guna mengumpulkan para petarung terkuat dalam misi pembebasan kerajaan ini.

Baca juga : Pertarungan Ganas di Game Mortal Kombat X

Game ini dibuat dengan teknologi dari Unreal Engine 3, versi sebelumnya merupakan game 2D untuk console. Bladelords merupakan game freemium buatan Playsoft yang memiliki kontrol yang sangat proporsional untuk game mobile.

Serangan di game ini dibagi menjadi tiga macam yaitu : lemah, kuat, dan spesial. Combo dapat diciptakan dengan cara menggabungkan serangan lemah dan kuat. Serangan spesial memiliki daya hancur yang sangat besar dan sangat cocok digunakan ketika pertahanan musuh mulai hancur. Dengan menahan tombol special attack, si petarung akan mengumpulkan kekuatan untuk melancarkan serangan spesial yang lebih kuat. Serangan ini menggunakan orbs yang memerlukan waktu untuk terisi kembali.

Game ini menggunakan dua macam mata uang yaitu koin dan emas. Kedua mata uang ini bisa didapatkan dengan cepat menggunakan uang asli. Untuk pemain yang ingin bermain gratis tentunya akan memerlukan waktu jauh lebih lama untuk mengumpulkan koin dan gold.

Di awal permainan, Bladelords akan mengajarkanmu cara bermain secara bertahap. Dengan cara ini pemain akan lebih menguasai cara bertarung di game ini. Kontrol di game ini tergolong sangat sederhana dan tidak diperlukan pengamatan khusus kepada gerakan si petarung. Pemain hanya perlu men-tap tombol serangan dengan pas untuk menghasilkan serangan kombinasi yang pas.

Sebagai game freemium, Bladelords termasuk game yang pelit. Dalam beberapa kesempatan, pemain akan dihadapkan dengan situasi yang memerlukan barang tertentu untuk melanjutkan misi. Hal ini tidak bermasalah jika pemain memiliki banyak waktu untuk mengumpulkan koin. Tetapi pemain yang hanya bermain sebentar pasti akan segera mengalami jalan buntu. Solusi tercepat untuk mengatasi ini tentu saja adalah dengan membeli koin dan emas.

Yang paling parah dari Bladelords adalah sistem yang bisa membuat senjatamu hancur lebur. Kamu bisa memilih untuk menunggu 30 menit atau segera membeli yang baru. Sistem permainan ini jelas merupakan bentuk pemaksaan yang menguras isi dompet. Pemain yang panjang sabar mungkin masih bisa menikmati game ini.

Secara keseluruhan game ini cukup bagus meskipun diliputi oleh keserakahan pihak pembuatnya. Setidaknya game ini bisa diunduh secara gratis dari Apps Store dan Google Play.